Kemaliq Ranget di Sesaot Narmada Lombok Barat
Siapa
yang belum pernah mendengar nama Pulau Lombok?. Selain terkenal karena
menawarkan pemandangan alam super eksotis, Lombok juga memiliki kekayaan budaya
unik dan menarik yang disuguhkan oleh penduduk lokalnya, yang tidak lain adalah
Suku Sasak. Kehidupan tradisional masyarakat Sasak masih dapat disaksikan
hingga sekarang. Selain itu, Lombok juga memiliki keunikan tersendiri
sehingga mendapatkan julukkan sebagai Pulau Seribu Masjid karena mayoritas
masyarakatnya memeluk agama Islam.
Suku Sasak
memiliki bahasa daerah sendiri yang disebut bahasa Sasak, yang bahasanya hampir
sama dengan bahasa Sumbawa dan Bali.
Beberapa kelompok orang Sasak masih hidup secara tradisional sesuai
tradisi dari nenek moyang mereka. Salah satu warisan budaya peninggalan yang
ada di suku Sasak adalah Kemaliq Ranget yang terletak di dusun Ranget, desa Suranadi,
kecamatan Narmada, kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Yang berjarak
kurang lebih sekitar 15 km dari pusat Kota Mataram.
Kemaliq adalah sebuah tempat yang sakral
dan disakralkan oleh masyarakat dan biasanya diberi tanda. Kemaliq memiliki
aura positif, ada energi kebaikan yang terpusat di sana. Aura positif ada
karena tempat itu merupakan tempat para wali Allah dulunya bertafakkur. Hal ini
yang menandakan bahwa leluhur orang sasak beragama islam dan orang sasak ini
sendiri sudah memeluk agama Islam sejak ratusan tahun yang lalu, kalaupun
terdapat agama selain Islam itu merupakan pendatang di suku Sasak. Bahkan
menurut tokoh-tokoh budaya Sasak, orang Sasak sudah Islam bahkan sebelum Nabi
Muhammad SAW lahir. Dan kedatangan agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad
merupakan penyempurnaan dari ajaran islam sebelumnya.
Di tempat lain (selain Lombok) ada juga
kemaliq, tetapi dengan nama dan dengan istilah yang berbeda yang bernama Ka’bah.yang
merupakan Kemaliq terbesar di dunia. Ka’bah adalah tempat yang paling disucikan
dalam agama Islam. Ka’bah dianggap “Rumah Allah”. Muslim dari seluruh dunia
menghadap Ka’bah sebagai titik ketika melaksaksanakan salat. Kemaliq juga
merupakan prasastinya orang sasak yang dilihat dari beberapa titik kemaliq itu
sendiri yang merupakan peninggalan orang islam, jadi tidak boleh sembarangan
orang atau kepentingan umat lain masuk ketempat sakral tersebut. Oleh karena
itu, masyarakat setempat tidak sepakat ketika demi dalih kebersamaan kemudian
tempat ibadah itu digunakan bersama itu tidak baik.
Kemaliq Ranget merupakan warisan para
leluhur. Pak Kadus Ranget salah seorang yang manyadari akan warisannya itu, dan
bertanggung jawab untuk mempertahankannya dari orang luar. Pada tahun 1800-an
Kemaliq Ranget ini sudah disakralkan oleh leluhur mereka yang bernama baloq
alisah atau baloq dendeq. Dan mereka berani memastikan bahwa beliau itu adalah
orang pertama yang masuk ke desa Ranget tersebut yang dilihat dari warisan yang
ada pada saat ini. Posisi kemaliq itu sendiri berada ditengah hutan yang
luasnya kurang lebih sekitar 2,7 hektar yang ditandai dengan mata air dan
sebuah batu yang berukuran kurang lebih setengah meter sebagai simbol penanda. Kemaliq
Ranget memliki aura positif, sehingga orang luar tertarik, bahkan ingin
mengambil alih tempat tersebut. Ada beberapa Kemaliq yang sudah diambil alih
oleh orang luar yaitu, kemaliq batu bolong, Kemaliq lingsar dan Kemaliq Ranget.
Oleh karena itu, kita sebagai generasi
muda harus memiliki rasa bangga dengan warisan budaya yang dimiliki oleh Bangsa
Indonesia, salah satunya dengan keberadaan Kemaliq Ranget yang merupakan
warisan lokal yang harus kita jaga dan lestarikan.
Alhamdulillah bisa nambah wawasan
ReplyDeleteSemoga bisa dilestarikan dengan baik budaya yg ada
ReplyDeleteSemangat menulis👍
ReplyDeletebaguuuusssss
ReplyDeleteMantap ini bisa menambah wawasan kita
ReplyDeleteSemangat terus nulisnya
ReplyDeleteSemangat mba
ReplyDeleteAlhamdulilah Dengan Membaca artikel ini, saya menambah pengetahuan tentang budaya atau sejarah-sejarah lombok 🙏 Tetap Semangat Dan Lanjutkan Untuk selalu menulis Baiq Aulia Sustika 😊
ReplyDeleteSemoga bisa dilestarikan dan dikembangkan
ReplyDeleteKerenn..
ReplyDeleteBudaya yang ada harus selalu dijaga dan dilestarikan, jangan sampe dirusak yaa..
Wahh..ada tambahan nihhh buat kerjain tugas🙏 makasihh
ReplyDeleteWow keren. Mari lestarikan budaya😍
ReplyDeleteWow keren. Mari lestarikan budaya😍
ReplyDeleteBaguusss👏🏻
ReplyDeleteBagus👍🏻
ReplyDeleteMakin banyak informasi yang didapatkan . Terimakasih terus berkarya 👏👏
ReplyDeleteBagus banget emang pulau Lombok😍😍
ReplyDeleteMantap👍
ReplyDeletekembangan dan lesatarikan
ReplyDelete